Mengenal Diri Kita
Siapa mengenal dirinya, maka akan mengenal Rabbnya (Man ‘Arafa Nafsahu Faqad Arafa Rabbahu) Itu diduga hadis, tapi itu adalah pepatahnya Aristoteles, atau hadis yunani. Kenapa di sini saya katakan hadis yunani, dikarenakan diriwayatkan oleh orang Yunani (Aristoteles), loh kok berani sekali saya mengatakan hadis yunani, bukankah hadis itu hanya berasal dari Rasullullah Saw?. Kita kembalikan lagi kepada urgensi hadis, hadis menurut para ulama‘ muhaditsin itu sama dengan Sunnah, Cuma berbeda dalam segi pemaknaanya, Sunnah adalah model kehidupan Nabi, sedangkan Hadis adalah periwayatan model kehidupan Nabi, terus apa hubungannya dengan hadis yunani, saya berani mengatakan itu hadis yunani karena disandarkan periwayatannya kepada orang yunani (Aristoteles), sedangkan hadis dari segi penyandarannya itu ada 3, hadis marfu‘ (hadis yang disandarkan kepada Nabi), hadis mauquf (hadis yang disandarkan kepada sahabat), hadis maqtu ...